Polisi dan OPM Saling Tembak di Nabire
Ilustrasi: Antara/Andika Wahyu
Baku tembak bermula saat polisi menghentikan sebuah Innova bernomor polisi DS 7372 K yang diduga ditumpangi oleh kelompok anggota OPM. Saat itulah, salah seorang penumpang mengeluarkan senjata api laras pendek jenis VN dari mobil dan langsung memberondong aparat gabungan dengan timah panas.
Polisi pun membalas tembakan tersebut untuk melindungi diri.
Baku tembak berlangsung sesaat. Tiga orang anggota kawanan itu berhasil dilumpuhkan. Dua lainnya meloloskan diri dengan berlari masuk ke hutan.
Tiga orang yang tertembak kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Nabire.
Salah satu di antaranya bernama Leo Magai Yogi. Dia merupakan pimpinan TPN OPM Divisi 2, Makodam Pemka 4 Paniai. Sayang, Leo tidak bisa diselamatkan.
Sementara dua orang lainnya, Marcel Muyapa dan Yulian Nawipa. Mereka masih dalam kondisi kritis.
Saat ini, RSUD Nabire dijaga ketat belasan aparat kepolisian.
Polisi juga menahan salah seorang warga yang dicurigai sebagai kaki tangan OPM. Sementara, para jurnalis tidak diizinkan oleh polisi untuk mengambil gambar tiga orang anggota OPM yang tertembak.
Kejadian baku tembak ini pun menyebabkan warga sekitar tempat kejadian perkara berlarian. Mereka takut terkena peluru nyasar. Terkait hal ini, polisi belum memberikan keterangan resmi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar